Lomba TUB & BB Jateng; Semoga Kita Juara!!!

6 05 2008

Ini adalah kali keempat kota magelang kembali mewakili karesidenan kedu dalam lomba di tingkat provinsi. Pada kali ketiga kota magelang berhasil meraih juara III dan pemimpin upacara terbaik.

Akankah kali ini kota magelang mampu menjadi jawara? Kita lihat saja nanti!!!

Yang jelas Lomba di tingkat provinsi akan diselenggarapan pada tanggal 13 sampai dengan 15 Mei 2008 di GOR Jatidiri Semarang.

Peserta Lomba pada kali ini adalah :
1. SMA N 1 Purwokerto (Juara I Tahun 2006)
2. SMA N 3 Semarang (Juara II Tahun 2006)
3. SMA N 1 Kota Magelang (Eks. Karesidenan Kedu)
4. SMA N 1 Pati (Eks. Karesidenan Pati)
5. SMA N 1 Boja Kendal (Eks. Karesidenan Semarang)
6. SMA N 7 Surakarta (Eks. Karesidenan Surakarta)
7. SMA N 1 Purbalingga (Eks. Karesidenan Banyumas)
8. SMA N 1 Pemalang (Eks. Karesidenan Pekalongan)

Peserta Nomor 1 sampai dengan 6 adalah pemain lama. Sedangkan peserta nomor 7 dan 8 adalah pendatang baru…..

Semoga Kali ini (kota magelang) menjadi Jawara!!!!




Selamat, Kota Magelang Jadi Juara !!!

4 05 2008

Selamat………

Foto Tim Kota Magelang

Kota Magelang kembali menjadi juara lomba TUB dan BB SMA/SMK/MA Tingkat Eks. Karesidenan Kedu untuk kali ke-empat.

Berikut adalah hasil lomba TUB dan BB yang diselenggarakan pada tanggal 3 Mei 2008 yang lalu di Stadion Candradimuka Kabupaten Kebumen;
Baca entri selengkapnya »




Lomba TUB dan BB SMA/SMK/MA Tingkat Eks. Karesidenan Kedu

4 05 2008

Kebumen, 3 Mei 2008

foto kegiatan lomba

Pada hari ini diselenggarakanlah Lomba TUB dan BB SMA/SMK/MA Tingkat Eks. Karesidenan kedu, atau lebih tepatnya adalah seleksi TUB dan BB SMA/SMK/MA TIngkat eks. karesidenan untuk mencari wakil dari eks. karesidenan kedu dalam lomba TUB dan BB SMA/SMK/MA Tingkat PRovinsi Jawa Tengah yang akan diselenggarakan pada tanggal 13 s.d. 15 Mei 2008.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, lomba ini diikuti oleh 6 kabupaten/kota yang ada di eks. karesidenan kedu; yaitu Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Wonosobo.

Lomba pada tahun ini mengalami penurunan kualitas, Baca entri selengkapnya »




2 MEI : Hari Pramuka atau Hari Pendidikan?

4 05 2008

Jum’at, 2 Mei 2008 yang lalu iseng-iseng saya berkeliling ke beberapa sekolah yang ada di magelang, mulai dari SD, SMP dan SMA.

Dalam pemikiran saya, 2 Mei itu diperingati sebagai Hari Pendidikan dan biasanya dilaksanakan upacara bendera untuk memperingatinya. Namun disaat berkeliling tersebut saya menjadi bingung, lho?! tanggal 2 mei itu hari pendidikan atau hari pramuka to ya? kok yang upacara (pejabat, petugas dan peserta upacara) memakai pakaian pramuka ya…?
Baca entri selengkapnya »




Lomba TUB & BB Tingkat Kedu : Kota Magelang Harus Juara !!!

27 03 2008

Menjadi Juara 1 Kedu adalah sebuah harga mati bagi tim Kota Magelang.

Sudah menjadi tradisi bahwa sejak tahun 2001 yang lalu Tim TUB dan BB SMA Kota Magelang selalu menjadi Juara 1 di Tingkat Kedu. Dimulai pada tahun 2001, 2004 dan 2006. Bahkan pada tahun 2006 yang lalu tim Kota Magelang berhasil mengalahkan SMA TN yang notabene merupakan ’sekolah semi militer’. Kemenangan 3 kali berturut-turut di Kedu oleh tim SMA Kota Magelang akhirnya juga diikuti oleh Tim SMP Kota Magelang yang berhasil menjadi juara 1 Kedu pada tahun 2007 lalu.

Menjadi Juara 1 Kedu sudah ditradisikan oleh Kota Magelang, dan tradisi ini akan terus dipertahankan.
Baca entri selengkapnya »




Lomba Tingkat Eks. Karesidenan Kedu

24 03 2008

Lomba TUB dan BB TIngkat Karesidenan Kedu akan diselenggarakan pada 3 Mei 2008 di Kabupaten Kebumen. Ini adalah kali kesekian Kota Magelang bertanding di tingkat eks. karesidenan kedu….

Semoga tradisi untuk selalu menjadi juara kedu selalu terjaga….




Sekelumit Lomba TUB dan BB Tingkat Kota Magelang

24 03 2008

Setelah pada hari Minggu, 16 Maret 2008 dilaksanakan uji coba maka pada Selasa dan Rabu, 18 dan 19 Maret 2008 yang lalu terselenggaralah Lomba Tata Upacara Bendera dan Baris Berbaris SMA/SMK/MA Tingkat Kota Magelang Tahun 2008. Apabila pada awalnya peserta lomba sebanyak 26 sekolah, maka pada saat pelaksanaan lomba tercatat hanya 24 peserta yang melaksanakan lomba. 2 peserta mengundurkan diri karena satu dan lain hal.

Lomba pada kali ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Magelang dan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Magelang Dr. S. Budi Prasetyo, M.Si. Dalam sambutannya sebelum membuka lomba secara resmi Kepala Dinas Pendidikan menyatakan bahwa ada 3 aspek penting dalam pelaksanaan lomba TUB dan BB, yaitu aspek kecerdasan, kekuatan fisik dan kreativitas. Sebelum mengakhiri sambutannya Kepala Dinas juga menyampaikan pesan kepada para peserta agar dapat berlomba dengan sportiv dan juga menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kepala Dinas berharap dalam lomba kali ini prestasi yang telah diraih pada waktu yang lalu dapat dipertahankan dan bahkan bisa ditingkatkan.

Selama 2 hari pelaksanaan lomba, alhamdulillah dapat berjalan dengan lancar meskipun selama 2 hari tersebut sempat diguyur hujan yang lumayan lebat.
Baca entri selengkapnya »




Yang Muda Yang Tidak Dipercaya Belum Tua Belum Boleh Bicara

18 02 2008

Ketika kami memutuskan untuk mengambil Juri dari rekan-rekan kami sendiri pada Lomba TUB dan BB SMP Tingkat Kota Magelang Tahun 2007 yang lalu sebenarnya sudah dengan pertimbangan yang matang dan dengan kriteria yang ketat. Namun demikian ‘kesangsian’ dari peserta tetaplah muncul, ‘tudingan’ juri tidak obyektif dan netral pun bermunculan…
Baca entri selengkapnya »




Beberapa Pertanyaan, Masukan dan Saran dari Peserta Lomba TUB dan BB

18 02 2008

Tanya :

Kenapa tim saya dapat melaksanakan lomba BB dengan baik tapi kok nilainya kalah dengan tim yang melaksanakan lomba dengan biasa-biasa saja?

Jawab :

Dimungkinkan ada beberapa aba-aba yang terlewati. Apalagi bila aba-aba yang terlewati adalah gerakan dengan bobot 3.

Masukan :

Juara Lomba tidak hanya Juara I, II dan III tetapi juga Harapan I, II dan III

Jawab :

Secara pribadi, menurut hemat kami, Juara hanyalah I, II dan III. Tidak ada juara Harapan. Sama saja kita memberikan juara semu kepada peserta lomba.
Baca entri selengkapnya »




Seni Memilih Juri TUB dan BB

18 02 2008

Dari beberapa pengalaman menjadi panitia pelaksana lomba TUB dan BB Tingkat Kota Magelang, hal paling krusial adalah penetapan Juri Lomba. Kenapa demikian, tentunya hal tersebut karena lomba TUB dan BB adalah lomba yang tidak terukur. Artinya, tidak seperti sepak bola; yang mendapatkan gol terbanyak itulah yang akan menang. Jadi kunci utama pelaksana lomba ini adalah sebuah kepercayaan peserta kepada Juri dan panitia pelaksana. Dimana juri memang bisa memberikan penilaian secara valid dan reliabel dan panitia memang menjalakan tugasnya dengan netral dan profesional.
Baca entri selengkapnya »




Lomba TUB & BB SMA/SMK/MA Tingkat Kota Magelang Tahun 2008

17 02 2008

Tahun ini saya dan adik-adik PPI kembali dipercaya sebagai panitia pelaksana Lomba Tata Upacara Bendera dan Baris Berbaris SMA/SMK/MA Tingkat Kota Magelang. Tidak hanya sebagai panitia pelaksana, kami juga diminta me-monitoring latihan dari peserta lomba.

Selama 3 kali dipercaya dalam mengelola dan melaksanakan lomba TUB dan BB di Kota Magelang, baik Tingkat SMP maupun SMA kami selalu menjunjung tinggi profesionalitas, netralitas dan obyektivitas sebagai panitia pelaksana. Tidak pernah terbersit sedikitpun dalam benak kami untuk berpihak dan/atau memihak kepada salah satu tim. Misi kami dalam melaksanakan lomba ini adalah demi peningkatkan kualitas kegiatan tersebut di Kota Magelang. Jadi siapapun pemenang dari lomba adalah murni penilaian dari dewan juri yang dipilih secara selektif, profesional dan memiliki kemampuan yang memadai dalam bidangnya. Sehingga penilaian yang diberikan benar-benar obyektif, reliabel dan valid.

Pun demikian dalam program monitoring yang kami laksanakan pada lomba kali ini. Tim monitoring ditunjuk oleh tim, berdasarkan kemampuan dan tanggung jawab dari person tersebut. Selain itu kepada person yang ditunjuk menjadi petugas monitoring juga tidak diperbolehkan melatih dan memonitoring sekolah sendiri, meskipun sudah alumni.

***
Baca entri selengkapnya »




Bingung Sekbid 2 & 3 ?

12 12 2007

Setidaknya dalam 2 kali keterlibatan kami dalam Pelatihan Kepemimpinan / Manajemen Pengurus OSIS SMP/SMA Se Kota Magelang.
Persoalan yang sebagian besar ditemui oleh pengurus OSIS adalah persoalan pembagian tugas dan wewenang antara Sekretaris Bidang (sekbid) Kehidupan Berbangsa dan Bernegara dan Sekretaris Bidang (sekbid) Pendidikan Pendahuluan Bela Negara. Lebih-lebih dalam suatu sekolah yang kegiatan ekstrakurikulernya demikian berkembang.

Pada Tahun 2005 ketika kami terlibat kali pertama dalam Pelatihan Kepemimpinan / Manajemen Pengurus OSIS SMP/SMA, panitia demi mengakomodir aspirasi dari peserta pelatihan maka ‘menyamakan’ persepsi termasuk kepada penempatan kegiatan ekstrakurikuler apa masuk/dibina oleh sekbid berapa. Hal tersebut tidak dimaksudkan untuk mematikan kreativitas dari setiap sekolah dalam mengelola organisasinya masing-masing namun lebih kepada untuk memudahkan koordinasi kegiatan OSIS antar SMA.

Namun setidaknya mulai tahun ajaran depan (2008), seharusnya mulai tahun ini (2007) hal itu tidaklah menjadi persoalan lagi. Kenapa bisa? Karena berdasarkan pedoman pelaksanaan OSIS yang baru, yang dikeluarkan oleh Departemen Pendidikan Nasional pada tahun 2006 ada beberapa perbedaan yang cukup signifikan tentang struktur OSIS, baik di SMP ataupun di SMA.
Baca entri selengkapnya »




PENULISAN PROPOSAL

5 12 2007

ISI PROPOSAL

1. Pendahuluan / Latar Belakang
Berisi kata pengantar yang disampaikan untuk memberikan gambaran tentang sesuatu yang di-proposal-kan.

2. Nama Kegiatan
Berisi nama kegiatan yang akan diselenggarakan, misal : MOS 2005.

3. Tema Kegiatan
Berisi tema dari kegiatan yang akan diselenggarakan.

4. Dasar Pemikiran / Dasar Pelaksanaan
Berisi hal-hal mendasar yang melandasi diadakannya suatu kegiatan. Misalnya saja seperti :
a. Melihat situasi dan kondisi sesuatu yang di-proposal-kan, misalnya seperti bangunan sekolah yang sudah rusak dan untuk segera direnovasi.
b. Surat dari pimpinan/kepala sekolah tentang sesuatu hal untuk dilaksanakan.
c. Hasil rapat-rapat
d. Program Kerja.

5. Tujuan
Berisi tujuan diadakannya kegiatan.
Baca entri selengkapnya »




Tentang OSIS

20 11 2007

PENDIDIKAN DEMOKRASI LEWAT PEMILIHAN KETUA OSIS
Sejak rezim Soeharto ditumbangkan dari singgasana kekuasaan, teriakan reformasi pun lantang diperdengarkan oleh segenap elemen masyarakat. Konsekuensi dari kata reformasi tersebut adalah harus menerapkan demokrasi dalam berbagai hal. Untuk bisa mewujudkan kata demokrasi ini, maka kata demokrasi harus diajarkan dan dipraktikkan dalam kata dan tindakan nyata. Lembaga pendidikan dipandang masyarakat sebagai tempat yang paling manjur untuk mendidik masyarakat agar bisa berperilaku demokrtis. Siswa SLTP sebagai bagian dari masyarakat, juga tidak ketinggalan dari proses tersebut.Katanya, belajar demokrasi diusahakan sedini mungkin. Alasannya, lembaga pendidikan merupakan jembatan emas yang hampir dilalui dilalui semua elemen masyarakat. Petanyaan yang muncul kemudian adalah media seperti apa yang disiapkan SLTP untuk pendidikan demokrasi tersebut? Seperti apa proses demokarsi tersebut di sekolah SLTP Kristoforus 2? Berikut petikan kegiatan pemilihan ketua OSIS sekolah tersebut yang di pandang sangat demokratis.
Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), itulah satu-satunya lembaga formal yang ada di setiap sekolah sebagai tempat resmi bagi siswa dalam menyalurkan aspirasinya. Lembaga ini hampir dimiliki oleh semua sekolah tingkat menengah, termasuk menengah pertama (SLTP).Organisasi yang sama juga dimiliki oleh Sekolah Menegah Umum (SMU). Di perguruan tinggi organisasi ini berubah nama menjadi Badan Ekesekutif Mahasiswa (BEM). Hingga hari ini OSIS masih menjadi organisasi formal tempat menyalurkan pendapat yang bervariasi dari kepentingan anggotangya.

OSIS yang sama juga terdapat di SLTP St. Kritoforus 2. Melalui OSIS berbagai ragam pendapat dari para siswa bisa disalurkan. Untuk kesinambungan kegiatannya, maka pada tanggal 15 September 200, diadakan pemilihan ketua OSIS menggantikan pengurus sebelumnya. Prosesnya, diawali dengan terlebih dahulu menjaring para calon ketua dari setiap kelas. Calon ketua OSIS dari setiap kelas itu kemudian melakukan kampanye secara terbuka untuk mencari dukungan dari para siswa. Berbagai strategi kampanye pun dilakukan para calon ketua. Setelah proses penjaringan calon dan kampanye dilalui, maka langkah berikutnya dilakukan pemilihan secara Langsung-Umum-Bebas-Rahasia (LUBER).

Terhadap proses ini, pembina OSIS SLTP Kristoforus 2, Drs. Ig. Hery mengatakan proses ini secara tidak langsung bertujuan mendidik siswa untuk belajar berdemokrasi. Guru Geografi ini melanjutkan, pada proses ini keterlibatan para guru diminimalkan dan membiarkan siswa melakukan sendiri apa yang menjadi kewajibannya. Peran guru hanya sebagai mediator yang siap memberikan penjelasan tentang cara pelaksanaannya jika para siswa membutuhkannya.
Dari hasi pemilihan tersebut maka Dorine Austan (siswa kelas II B) resmi terpilih menjadi ketua OSIS. Lewat kata sambutanya di depan semua para siswa dan guru, siswa berambut pendek ini mengajak semua elemen (siswa-guru-karyawan) Kristoforus 2 untuk ikut secara aktif dalam menyumbangkan pemikiran cerdasnya untuk memajukan sekolah. Ajakan Dorine tersebut dipertegas lagi oleh Bapak Drs. B. Honoratus pada acara pelantikan pengurus OSIS pada tanggal 17 September 2001. Wakil kepala sekolah ini menambahkan, pengurus OSIS harus bisa menjadi teladan bagi semua siswa yang dipimpinnya. Selain itu, pengurus OSIS harus bisa menjalin kerja sama dengan teman-temannya, bisa berkomunikasi dengan para guru termasuk dengan pimpinan sekolah.