jump to navigation

PPM = Peraturan Penghormatan Militer 15 November 2007

Posted by ai susanto in Paskibra(ka).
trackback

PPM = Peraturan Penghormatan Militer

Paskibraka sebagai Pandu Ibu Pertiwi yang berjiwa
merah putih selalu bersikap kesatria. Sikap dan
tingkah lakunya lemah lembut namun mengandung
ketegasan. Nada bicara dan candanya selalu melihat
situasi dan kondisi sekelilingnya. Sebagai tanda cinta
cita rasa manusia beradab dan berbudaya tinggi, dari
hati sanubarinya yang paling dalam selalu terungkap
ucapan “salomkasih” (salam, tolong, maaf,
terimakasih).
Seorang paskibraka yang penuh cinta kasih akan selalu
berpikir positip dan berani untuk menyapa, dia akan
selalu menyapa terlebih dahulu dan tidak akan menunggu
untuk disapa oleh semua orang yang ditemuinya, baik
orang tua, kakak, adik, saudara-saudaranya, atasan,
bawahan dan teman-teman yang lain. Dengan penuh kasih
sayang dia akan bersuka cita menyapa dan menunjukkan
empati kepada semua orang, perhatian penuh kasih
sayang akan tercermin dalam tingkah laku, sikap dan
perbuatannya, tutur katanya lembut, suaranya
memancarkan suka cita suara hati yang yang bahagia,
senyum tulus akan menghiasi bibir dan hatinya sehingga
saat berbicara akan terdengar nada yang sangat ramah
tanpa kesan dibuat-buat. Saat bertemu ia akan
mengucapkan “salam”, salam tersebut dapat berupa
ucapan : assalamu’alaikum, selamat pagi, siang atau
malam, apa kabar dan sebagainya dengan nada suka cita
dan ketulusan. Ucapan salam bisa diteruskan dengan
suatu uluran tangan untuk berjabat tangan,. Jabat
tangan kepada orang yang kita beri salam dengan penuh
kehangatan dan kasih sayang akan mengalirkan
kebahagiaan dan kedamaian bagi semua orang yang kita
beri salam.
Dalam suatu latihan calon Paskibraka para pelatihnya
bisa dari unsur militer maupun dari sipil yaitu para
purna paskibraka yang bergabung di PPI. Dalam latihan
semua pelatih akan menerapkan unsur ketegasan dalam
memberikan aba-aba atau perintah untuk menumbuhkan
kekompakan dan kedisiplinan. Walau latihan yang
diterapkan mengandung unsur militer karena pelatih
maupun peraturan baris berbaris yang digunakan, namun
anggota Paskibraka tetap orang sipil dan tidak perlu
kaku menerapkan aturan militer dalam kehidupan
sehari-hari. Kita hanya mengambil beberapa ajaran
positip dari militer misalnya : kedisiplinan,
ketegasan dan keberanian untuk mengambil sikap untuk
bela Negara. Paskibraka adalah Sipil dan Bukan
Militer, jadi adalah suatu kesalahan besar jika dalam
pembinaan lanjutan para alumus paskibraka yang
tergabung dalam PPI menerapkan peraturan militer dalam
kehidupan keseharian, misal harus menghormat dengan
mengangkat tangan, sikap senioritas yang berlebihan,
salam komando
yang tidak dipahami maknanya dan lain sebagainya
karena semua itu tidak akan sejalan dengan jiwa
paskibraka yang harus tertanam dalam setiap hati
paskibraka dan purna paskibrakanya.
Dipintu masuk kantor PPI Jakarta Timur tertulis Area
PPM = Area Peraturan Penghormatan Militer, jadi semua
anggota PPI Jakarta Timur harus dan wajib menerapkan
aturan-aturan militer. Benarkah apa yang tertulis
dipintu itu ?
1. Sebagai seorang purna paskibraka yang berjiwa merah
putih marilah kita merenungkan makna dan arti kalimat
itu
2. Masih perlukah kita menerapkan aturan-aturan yang
tidak sejalan jiwa paskibraka dan kita tidak ketahui
maknanya.
3. Jawaban itu ada pada hati kita semua, apakah jiwa
kita benar-benar merah putih.
4. Jika hal itu tidak perlu kita lakukan maka jangan
lakukan, tetapi jika tidak benar dan ada yang
melakukan maka pengurus PPI baik DPP, DPD harus
meluruskannya
5. Jika pengurus PPI tidak bisa meluruskan dan
memperbaikinya maka kita perlu bertanya : Apa guna PPI
maupun paskibrakanya

Selamat merenungkan itu semua

Salam
Mas Bhe

Komentar»

1. joni - 16 Agustus 2008

setau saya tidak ada tulisan area wajib PPM di sekretariat jakarta timur… yang ada di sekretariat PPI DKI JAKARTA… jadi anda salah tulis..
kalau menulis sesuatu hati-hati ya

kahlilpooh:
terima kasih atas koreksinya mas…..

2. Rissa - 28 Mei 2009

saya anggota kedisiplinan PPI jakarta timur (SATWAS PPI Jakarat Timur) di pintu masuk sekretariat PPI jakarta timur tidak ada tulisan seperti itu. mohon dikoreksi tulisannya..

PPM dimaksudkan untuk saling menghormati saja, bukan berarti senioritas atau semacamnya. hal ini dimaksudkan agar anggota PPI jakarta timur dapat saling menghormati dan menghargai sesama angkatan, senior dan junior.

mohon dikoreksi tulisannya..

3. dyah damayanti - 18 Oktober 2011

kapan PPM dilakukan?
apakah setiap bertemu PPM?ataukah 1x 24 jam?
sy blum tau pasti juklaknya.mhon penjelasannya.

4. Sandy Yudha - 19 Maret 2012

kalian mendirikan organisasi jgn asal pasang tulisan PPM.kehidupan kalian sangat jauh sekali dari kemilteran.kl hanya untuk saling tegur sapa dan saling menghargai,cukuplah bertindak selayaknya kaum intelektual.tdk perlu melakukan PPM seperti di kehidupan saya yaitu dunia militer yg sebenarnya.tdk mudah kalian menjalani kehidupan militer yg sebenarnya.kalian hanya masyarakat sipil biasa yg kebetulan memiliki kelebihan di bidang PBB yg sebenarnya PBB berasal dari dunia militer.
kalian hanya di ajarkan dasar2 PBB,bkn dasar2 kemiliteran.

Tolong sama2 koreksi diri ya.

5. ahmad seorang pelatih paskibra - 13 Mei 2013

Ppm lebih kepada bagaimana sikap dan etika yang harus diterapkan anggota (paskibra)ketika ia berada di lingkungan kepaskibraan atw kmiliteran, bkan dalam kehidupan sehari2 karena ada beberapa sikap dari ppm yang tidak sesuai dengan budaya daerah tertentu


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: